EGL Fashion
Elegant Gothic Lolita (EGL) fashion merupakan gaya berbusana yang berasal dari Jepang dengan citra fantasi dan esensi busana gaun Eropa era Baroque (1750s), Rococo (1730s), dan Victoria (1830s). EGL fashion dikenal dengan nuansa estetik yang khas dengan konsep yang manis, bertema kerajaan atau gothic. Gaya berbusana ini menjadi popular sebagai subkultur di Jepang (1990s-2000s) dan beberapa negara lain seperti China. Sayangnya, sejak 2010s daya tarik busana alternatif semakin menurun sehingga popularitas EGL pun ikut menyusut.
Sejarah awal mula Lolita fashion dimulai pada tahun 1970an, berasal dari gaya
busana bernama Otome-kei, yang berarti gaya gadis (maiden style). Saat itu gaya
manis dan lucu sangat popular di Jepang, banyak perusahaan maupun merek yang
membuat berbagai macam busana manis, seperti Sanrio, Harajuku yang melahirkan sebuah
gaya baru bernama Doll-kei, pendahulu Lolita fashion.
Istilah ‘lolita’ pertama kali disebut dalam majalah Ryukou Tsushin September 1987, sejak saat itu, busana Lolita semakin
dikenal dan disukai. Ditambah dengan diputarnya film Kamikaze girls pada tahun
2004, yang makin mempopulerkan busana Lolita kepada publik jepang.
Busana Lolita kemudian menjadi terkenal sampai keluar negeri, masyarakat jepang
pun memakainya sebagai busana jalanan (streetwear).
Lolita fashion memiliki ciri khas seperti volume rok yang mengembang, dihiasi dengan renda dan lipatan-lipatan (ruffles).
Biasanya, sebuah kostum lolita terdiri dari korset, blus (blouse), rok ataupun gaun, wig, topi, pita, kaos kaki dan tangan, sepatu hak, payung (parasol) ataupun kipas lipat. Tetapi tidak semua kostum lolita memiliki ciri yang sama, hal tersebut dikarenakan lolita fashion memiliki jenis-jenisnya tersendiri.
Gothic lolita; memiliki nuansa yang gelap dan mencekam/horror.
Gothic Lolita
-military lolita; bertema kemiliteran, seperti seragam tentara.
Sebenarnya masih banyak jenis busana lolita lainnya, seperti vintage, kawaii, qi/han, sailor, hime, dst.
Penampilan busana Lolita fashion yang amat mencolok menempatkannya pada kedudukan istimewa tersendiri di antara busana jalanan lainnya di Jepang. Namun seiringnya waktu berjalan, gaya busana tersebut mulai jarang ditemukan, karena tergantikan oleh fast fashion seperti H&M atau Forever21. Walaupun begitu, kamu masih bisa menemukannya di toko-toko busana di Jepang, maupun toko online seperti DevilInspired, atau LolitaWardrobe.
Galeri















Comments
Post a Comment